Balapan Waktu Dengan Matematika

Tinggal menunggu hari untuk bisa bertemu dengan soal matematika saat UKK. Pastinya soal yang dinanti-nanti oleh pencinta angka. Matematika. Suatu pelajaran yang membutuhkan ketelitian, kecermatan, ketepatan berhitung, dan yang paling susah adalah kecepatan dalam mengerjakannya.
Kecepatan bukan hal yang wajib dalam mengerjakan soal. Terkadang dalam mengerjakan soal sampai waktu tersisa banyak, dan hanya digunakan untuk tidur. Padahal waktu itu dapat digunakan untuk mengoreksi. Namun berbeda halnya dengan matematika. Dalam matematika, harus bisa menggunakan waktu sebaik mungkin. Karena untuk menuelesaikan satu soal dibutuhkan waktu kurang lebih lima menit. Itupun kalau soalnya dianggap mudah. Kalau soalnya sulit? Mungkin bisa sepuluh menitan.
Sering kali jika mengerjakan soal matematika kehabisan waktu. Entah jawabannya yang sulit, caranya yang rumit, atau waktu habis hingga belum selesai.
Lalu bagaimana cara mengatasi hal tersebut?
Hmmt, kalau menurutku kerjakan soal yang dianggap tidak sulit dan tidak mudah. Soal yang medium membutuhkan waktu yang cukup untuk  mengerjakannya. Apalagi jika dalam bentuk uraian. Setelah mengerjakan soal medium, kemudian kerjakan soal yang paling mudah. Berusahalah mengerjakan soal yang mudah dengan jawaban yang benar, jangan sekali-kali menyepelekan soal yang mudah. Jika dua jenis soal sudah terselesaikan, terakhir soal yang paling sulit atau dianggap sulit. Jika soal yang sulit biasanya membutuhkan waktu untuk mengingat cara mengerjakannya, mengingat rumusnya, dan apa yang akan ditulis jika tidak tahu cara mengerjakannya. Kalau aku ditulis hal-hal yang pasti. Sepeti diketahui, ditanya, dijawab. Untuk yang dijawab diisi sebisanya saja, misal 1x1 atau yang lainnya. Yang penting jangan sampai ada nomer yang tidak terisi alias kosong. Karena dalam matematika terutama yang uraian kalau salah itu masih ada skornya walaupun hanya sedikit. Lha kalau kosong tanpa jawaban? Pasti tidak dapat skor. Sayang kan?
Saranku dalam mengerjakan soal matematika adalah jangan sampai mengosongkan jawaban.
Itulah pemikiranku tentang matematika, tips diatas adalah tips-tipsku dalam mengerjakan soal-soal matematika. Mungkin bisa dianggap tips yang menyesatkan, tapi aku tidak memedulikan itu. Yang penting aku bisa mengerjakan soal matematika.


Comments

Popular posts from this blog

Belum Tentu Lebih Baik

Ada Apa Dengan Istilah Lindu?

Alasanku Tak Menyukainya