Alarm Tanpa Henti

Bulan yang penuh ampunan adalah bulan Ramadhan. Selain menginginkan hal tersebut, ada hal lain yang sudah ditunggu-tunggu. Seperti sahur, buka bersama atau istilahnya bukber, ngabuburit, mendapatkan takjil, tarawih, tadarus, dan lain-lain. Kalian pasti sangat malas melakukan kegiatan yang satu ini, yaitu sahur. Saat sahur, nafsu kita hanya ingin tidur, padahal tidur setelah sahur tidak baik bagi kesehatan. Karena, semua organ yang ada di Dalam tubuh akan berhenti bekerja. Kecuali jantung.

Saat sahur, alarm jam atau HP tidak akan mempan di telinga kita. Bahkan jika alarm bunyi, cepat-cepat dimatikan dan kembali tidur lagi. Berbeda dengan alarm ini, yang aku maksud adalah ibu. Ibu membangunkan kita saat sahur. Bahkan tidak akan berhenti jika yang dibangunkan belum bangu juga. Kadang-kadang sampai terdengar tetangga karena kerasnya alrm ibu. Tidak ada yang bisa menandinginya.

Tidak hanya saat sahur, ibu juga menjamin anaknya agar tetap ingat makan, solat, menyapu, jika semua tugas anaknya belum dilakukan. Alarm ibu tidak berhenti.

Siapa yang bisa menandingi ibu. Wanita serba bisa, yang istimewa, dan memiliki ciri-ciri yang istimewa, yaitu cerewet. Cerewetnya ibu bukan bermaksud mengembangkan hobi berbicara, tetapi untuk menjadikan anak-anaknya lebih disiplin dan tidak bermalas-malasan. Jika ibumu tidak cerewet berarti ada yang kurang. Mungkin lagi sakit, atau sariawan sehingga tidak bisa cerewet.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Belum Tentu Lebih Baik

Ada Apa Dengan Istilah Lindu?

Alasanku Tak Menyukainya